| Wilayah | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kabupaten Grobogan | 74,61 | 74,75 | 74,84 | 74,93 | 75,04 | 75,25 |
Konsep
Rata-rata tahun hidup yang masih akan dijalani oleh seseorang yang telah berhasil mencapai umur x, pada suatu tahun tertentu, dalam situasi mortalitas yang berlaku di lingkungan masyarakatnya.
Definisi
Angka Harapan Hidup merupakan alat untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk pada umumnya, dan meningkatkan derajat kesehatan pada khususnya. Angka Harapan Hidup yang rendah di suatu daerah harus diikuti dengan program pembangunan kesehatan, dan program sosial lainnya termasuk kesehatan lingkungan, kecukupan gizi dan kalori termasuk program pemberantasan kemiskinan.
Interpretasi
Angka Harapan Hidup yang terhitung untuk Indonesia dari Sensus Penduduk tahun 1971 adalah 47,7 tahun, artinya bayi-bayi yang dilahirkan menjelang tahun 1971 (periode 1967-1969) akan dapat hidup sampai 47 atau 48 tahun. Tetapi bayi-bayi yang dilahirkan menjelang tahun 1980 mempunyai usia harapan hidup lebih panjang yakni 52,2 tahun, meningkat lagi menjadi 59,8 tahun untuk bayi yang dilahirkan menjelang tahun 1990, dan bayi yang dilahirkan tahun 2000 usia harapan hidupnya mencapai 65,5 tahun. Peningkatan Angka Harapan Hidup ini menunjukkan adanya peningkatan kehidupan dan kesejahteraan bangsa Indonesia selama 30 tahun terakhir dari tahun 1970-an sampai tahun 2000.
Rumus
Idealnya Angka Harapan Hidup (AHH) dihitung berdasarkan Angka Kematian Menurut Umur (Age Specific Death Rate/ASDR) yang datanya diperoleh dari catatan registrasi kematian secara bertahun-tahun sehingga dimungkinkan dibuat table kematian. Namun, karena catatan registrasi tidak tersedia dengan baik, maka AHH dihitung dengan cara tidak langsung dengan paket program Micro Computer Program for Demographic Analysis (MCPDA) atau Mortpack
| Wilayah | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kabupaten Grobogan | 12,29 | 12,3 | 12,44 | 12,45 | 12,46 | 12,48 |
Konsep
Partisipasi Sekolah
Definisi
Lamanya sekolah (dalam tahun) yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang.
Interpretasi
Angka HLS menunjukkan peluang anak usia 7 tahun ke atas untuk mengenyam pendidikan formal pada waktu tertentu. HLS Indonesia pada tahun 2020 sebesar 12,98 tahun. Artinya, secara rata-rata anak usia 7 tahun yang masuk jenjang pendidikan formal pada tahun 2020 memiliki peluang untuk bersekolah selama 12,98 tahun atau setara dengan Diploma I.
Rumus
| Wilayah | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kabupaten Grobogan | 69,86 | 69,87 | 70,41 | 70,97 | 71,49 | 72,02 |
Konsep
Pembangunan Manusia
Definisi
Indeks komposit yang mengukur pembangunan manusia dari tiga aspek dasar, meliputi umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup.
Interpretasi
Nilai IPM berkisar antara 0 sampai dengan 100. Angka IPM memberikan gambaran
komprehensip mengenai tingkat pencapaian pembangunan manusia sebagai dampak dari
kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh suatu negara/daerah. Semakin tinggi nilai IPM
suatu negara/daerah, menunjukkan pencapaian pembangunan manusianya semakin baik. Capaian
IPM di suatu wilayah dapat dikelompokkan menjadi empat kategori:
Rendah: IPM <
60,
Sedang: 60 <=IPM < 70,
Tinggi: 70 <=IPM < 80,
Sangat tinggi: IPM>= 80
Rumus
IPM dihitung menggunakan rata-rata geometrik dari indeks Indeks Kesehatan (UHH), indeks pengetahuan (rata-rata dari indeks HLS dan RLS), dan indeks pengeluaran
| Wilayah | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kabupaten Grobogan | 6,86 | 6,91 | 7,11 | 7,26 | 7,28 | 7,29 |
Konsep
Partisipasi Sekolah
Definisi
Jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal.
Interpretasi
RLS menggambarkan tingkat pedididikan masyarakat dalam suatu wilayah. RLS Indonesia pada tahun 2020 sebesar 8,48 tahun. Artinya, secara rata-rata penduduk Indonesia yang berusia 25 tahun ke atas telah menempuh pendidikan selama 8,48 tahun atau menamatkan kelas VIII.
Rumus
RLS dihitung untuk usia 25 tahun ke atas dengan asumsi pada umur 25 tahun proses pendidikan sudah berakhir.
| Wilayah | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kabupaten Grobogan | 10.350,00 | 10.221,00 | 10.294,00 | 10.610,00 | 11.083,00 | 11.548,00 |
Konsep
Biaya Pengeluaran
Definisi
Pengeluaran Per Kapita Adalah Biaya Yang Digunakan Untuk Seluruh Anggota Keluarga Yang Dapat Berupa Pembelian, Pemberian, Dan/Atau Produksi Sendiri Untuk Kategori Makanan Atau Nonmakanan Selama Satu Bulan Dibagi Dengan Jumlah Anggota Keluarga.
Interpretasi
Pengeluaran Per Kapita Disesuaikan (Daya Beli) menggambarkan tingkat kesejahteraan yang dinikmati oleh penduduk sebagai dampak semakin membaiknya ekonomi
Rumus
Teknis perhitungan pengeluaran perkapita disesuaikan :
1. Menghitung rata-rata
pengeluaran perkapita
2. Menghitung rata-rata pengeluaran perkapita dalam harga
konstan
(riil)
3. Menghitung Paritas Daya Beli/ Purchasing Power Parity (PPP)
4.
Menghitung
pengeluaran perkapita disesuaikan